Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mendengar bahasa Arab siswa kelas IX A MTsN 1 Kepulauan Sula melalui penerapan model pembelajaran kooperatif. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari dua pertemuan. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas IX A. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan mendengar bahasa Arab siswa. Nilai rata-rata kelas meningkat dari 65 pada pra-siklus menjadi 72 pada siklus I dan 82 pada siklus II. Persentase ketuntasan klasikal juga meningkat dari 40% (pra-siklus) menjadi 60% (siklus I) dan 87% (siklus II). Partisipasi dan aktivitas siswa dalam pembelajaran juga menunjukkan peningkatan, dengan skor aktivitas siswa meningkat dari 55% (pra-siklus) menjadi 70% (siklus I) dan 85% (siklus II). Penerapan model pembelajaran kooperatif, khususnya kombinasi teknik Think-Pair-Share dan Numbered Heads Together, terbukti efektif dalam menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan kolaboratif. Penelitian ini juga mengungkapkan beberapa tantangan dalam implementasi, seperti keterbatasan waktu dan variasi kemampuan siswa, serta solusi yang diterapkan. Kesimpulannya, model pembelajaran kooperatif dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan keterampilan mendengar bahasa Arab di daerah terpencil seperti Kepulauan Sula, dengan implikasi penting bagi pengembangan pembelajaran bahasa Arab di Indonesia
Copyrights © 2023