January effect adalah fenomena anomali yang terjadi di pasar modal dimana return di bulan Januari cenderung lebih tinggi dibandingkan bulan lainnya. Kecenderungan bulan-bulan tertentu untuk memberikan return yang signifikan dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya dikenal dengan istilah month of the year effect. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh january effect dan month of the year effect terhadap perusahaan yang tercatat di Indeks LQ45 tahun 2020-2022. Sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 28 perusahaan dengan menggunakan metode sampel jenuh dari dari populasi seluruh perusahaan yang berturut-turut tercatat di Indeks LQ45 selama tahun 2020-2022. Data yang dikumpulkan berupa data harga penutupan bulanan perusahaan yang digunakan untuk menghitung return realisasi bulanan perusahaan. Data tersebut kemudian melalui tahap analisis paired sample t-test untuk membuktikan fenomena january effect dan one-way ANOVA untuk membuktikan fenomena month of the year effect. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fenomena january effect tidak terjadi pada perusahaan yang tercatat Indeks LQ45 dan fenomena month of the year effect terjadi dalam bentuk return signifikan positif pada bulan Oktober dan return signifikan negatif pada bulan Maret pada perusahaan yang tercatat Indeks LQ45.
Copyrights © 2024