Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendapatan asli daerah, dana transfer ke daerah, dan belanja modal terhadap kinerja keuangan pemerintah kabupaten di wilayah Flores Provinsi Nusa Tenggara Timur. Ukuran kinerja keuangan yang digunakan adalah rasio kemandirian keuangan daerah. Penelitian dilakukan di 9 Kabupaten yang ada di wilayah Flores Provinsi NTT. Desain penelitian dalam penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa Data Realisasi APBD di 9 Kabupaten dalam wilayah Flores tahun anggaran 2017-2020 dengan jumlah pengamatan sebanyak 36 sampel. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukan bahwa pendapatan asli daerah tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan pemerintah kabupaten di wilayah Flores. Dana transfer ke daerah berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kinerja keuangan pemerintah kabupaten di wilayah Flores. Belanja Modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan pemerintah kabupaten di wilayah Flores
Copyrights © 2024