Penelitian ini berfokus terhadap pengujian terhadap efektivitas kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Semarang dalam mengawasi dana BOS yang ada di sekolah di wilayah Kabupaten Semarang. Permasalahan di dalam penelitian ini yakni kurang optimalnya pengawasan karena beberapa faktor. Penelitian ini dimaksudkan mengulas lebih lanjut mengenai pengawasan dana BOS yang kurang optimal lalu menemukan solusi yang dapat diterapkan. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah metode kualitatif triangulasi, yang mana dilakukan perbandingan hasil wawancara dengan data lain. Penelitian ini juga menggunakan data sekunder melalui studi. Minimnya pengawasan terhadap pengelolaan dana BOS memunculkan berbagai dugaan terhadap penyalahgunaan atau penyelewengan pengelolaan dana BOS. Dugaan ini didasari dengan banyaknya kasus praktek penyelewengan dana BOS yang banyak dilakukan oleh sekolah dari berbagai wilayah di Indonesia. Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Semarang dalam mengawasi pengelolaan dana BOS tidaklah efektif yang dapat diuji dengan beberapa indikator. Banyaknya keterbatasan yang menyebabkan pengawasan kurang berjalan secara optimal ini perlu untuk dibenahi dan dicarikan solusi. Kurang optimalnya pengawasan menyebabkan adanya berbagai dugaan praktek penyalahgunaan dana BOS oleh sekolah karena menurut data praktek penyalahgunaan terhadap dana BOS berada di angka yang tinggi. Hal ini berakibat terhadap banyak hal di lingkungan pendidikan termasuk mempengaruhi potensi tergerusnya hak-hak siswa di dalamnya.
Copyrights © 2024