Penelitian ini membahas mengenai ada tidaknya beban administrasi pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang serta evaluasi terhadap program pemasaran pariwisata melalui kerja sama dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Penelitian ini menjadi penting adanya karena beban administratif dalam suatu instansi mempunyai keterkaitan erat dengan pelaksanaan tugas administrasi pemerintahan. Metode penelitian ini menggunakan penelitian hukum normatif-empiris. Metode pengumpulan informasi dilakukan melalui observasi dan wawancara. Di samping itu pengumpulan data diperoleh dengan melakukan pencarian (searching), baik melalui perpustakaaan, sumber online, atau situs web. Penelitian ini menemukan bahwa beban administrasi dalam suatu instansi itu akan selalu ada dan wujudnya tidak selalu sama di setiap instansi. Namun, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang selalu mengupayakan terciptanya pelaksanaan kegiatan administratif agar berjalan dengan baik. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang juga telah memastikan agar setiap program kerja yang akan dilaksanakan tidak merugikan masyarakat lokal dan menjamin bahwa mereka dapat mempertanggungjawabkan tindakannya serta melibatkan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan. Secara keseluruhan tindakan yang dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang dapat dikatakan telah meningkatkan efisiensi pelayanan publik dan perluasan sektor pariwisata di wilayah Semarang.
Copyrights © 2024