Perubahan suhu harian, curah hujan, ketinggian permukaan laut dan variasi iklim adalah beberapa indikator yang sering digunakan untuk menunjukkan bahwa perubahan iklim terjadi di Indonesia memiliki dampak yang signifikan pada banyak wilayah negara. Selain itu, banyak tindakan manusia yang membawa pada konsentrasi gas rumah kaca (GRK) meningkat di bumi adalah penyebab krisis iklim. Penggunaan energi listrik, penggunaan kendaraan bermotor, dan pembakaran sampah pada umumnya adalah beberapa aktivitas manusia sehari-hari yang menghasilkan gas rumah kaca yang menyebabkan kerusakan lingkungan. Karena populasinya yang padat dan dinamis, Indonesia dapat membantu mengurangi tingkat emisi gas rumah kaca melalui pelaksanaan kebijakan yang mendukung.
Copyrights © 2024