Penulisan ini dilatarbelakangi oleh fenomena yang terjadi terkait dengan Pemblokiran Tiktok Shop yang secara tidak langsung menimbulkan pertentangan reaksi antara pihak influencer dan pedagang pasar Tanah Abang. Kemudian, untuk memahami secara lebih mendalam terkait fenomena tersebut, penulis memutuskan untuk menggunakan pendekatan berdasarkan Ilmu Aksiologi, terutama terkait makna hakikat nilai dan manfaat (theory of value). Tujuan yang hendak dicapai dari penulisan ini antara lain : (1) Untuk mengetahui reaksi influencer Tiktok Shop dan pedagang pasar Tanah abang akibat adanya fenomena pemblokiran Tiktok Shop, (2) Untuk mengetahui makna hakikat nilai dan manfaat (theory of value) yang ditinjau berdasarkan sudut pandang Ilmu Aksiologi (3) Untuk mengetahui pertentangan terkait dengan reaksi influencer dan pedagang pasar Tanah Abang dalam paradigma Ilmu Aksiologi. Dalam prosesnya, penulisan ini menggunakan metode penelitian kuantitatif survei yang mana penulis mewawancarai dua sampel Influencers sebagai pihak yang terlibat terkait dengan program Tiktok affiliate dalam fitur Tiktok Shop dalam beberapa waktu terakhir. Kemudian, dalam paradigma aksiologi itu sendiri fenomena terkait pemblokiran Tiktok Shop dinilai karena adanya kesenjangan pandangan dan perbedaan terkait berbagai nilai yang muncul atas dampak pemblokiran Tiktok Shop yang dirasakan berbagai pihak.
Copyrights © 2024