Keluarga merupakan unit terkecil dalam sebuah tatanan masyarakt bahkan Negara yang umumnya terdiri dari anak dan orang tua yang berstatus sah sebagai pasangan berdasarkan undang- undang. Dalam keluarga terdapat tugas dan peran yang bagi berdasarkan gender. Keseimbangan peran antara laki-laki dan perempuan dalam rumah tangga memiliki fungsi agar tercapainya tujuan yang ingin dicapai dalam sebuah keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran gender dalam keluarga buruh perempuan yang bekerja pada PT. Sumatera Agro Mandiri, kontribusi ekonomi perempuan serta kesejahteraan keluarga buruh perempuan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif (mix methods) dengan analisis desktiptif. Adapun jumlah sampel penelitian ini sebanyak 45 orang perempuan yang diambil secara sengaja (purposive) data kemudian dianalisis secara desktiptif dengan menggunakan SPSS versi 29. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran gender pada wilayah domestik lebih banyak dikerjakan oleh istri dengan persentase sebesar (55,6%) yang menyatakan bahwa peran gender buruh perempuan dalam keluarga termasuk dalam kategori tinggi. Lebih dari 50 persen pendapatan total keluarga merupakan hasil dari pendapatan istri (69%). keluarga buruh perempuan pekerja perkebunan kelapa sawit yang ada di Desa GurunTuo tergolong sebagai keluarga tidak miskin dengan persentase sebesar (8,8%). Keluarga yang tidak miskin ini memiliki pendaptan perkapita diatas atau lebih besar dari UMK kabupaten Sarolangun yaitu sebesar Rp.2.721.881 dan sebesar (91,2%) keluarga buruh perempuan yang tergolong miskin. Artinya pendapatan keluarga dibawah UMK Kabupaten Sarolangun.
Copyrights © 2024