Dalam kurun waktu 2019 hingga 2022, pasar keuangan global maupun domestik mengalami berbagai tantangan, antara lain perubahan dinamika ekonomi, peristiwa geopolitik, serta dampak pandemi global. Oleh karena itu, diperlukan analisis yang mendalam untuk memahami kinerja return saham perusahaan asuransi yang tercatat di BEI pada kurun waktu tersebut. Arbitrage Pricing Theory (APT) muncul sebagai salah satu alat analisis yang dapat memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi return saham pada subsektor asuransi. APT sebagai teori alternatif dari Capitalist Stock Pricing Model (CAPM) memungkinkan penyertaan lebih banyak variabel dan faktor yang dapat mempengaruhi return saham. Penggunaan APT menjadi semakin relevan mengingat semakin kompleksnya pasar keuangan. Jenis metode penelitian dalam tulisan ini adalah kualitatif dengan tipe dokumen. Penelitian kualitatif merupakan jenis penelitian yang hasilnya tidak didasarkan pada angka-angka statistik atau perhitungan lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan analisis mengenai penggunaan teori price pricing untuk menganalisis return saham pada subsektor asuransi yang terdaftar di BEI periode 2019 - 2022. Kesimpulannya, pasar saham pada subsektor asuransi dipengaruhi oleh dinamika yang kompleks, di mana faktor ekonomi dan politik lokal berdampak pada return saham. Analisis ini memberikan wawasan bagi investor dan pembuat kebijakan untuk memahami ketidakpastian dan dinamika pasar saham, mendukung pengambilan keputusan yang lebih terinformasi dan cerdas.
Copyrights © 2024