Banyak ibu yang mengeluh tentang pembelajaran jarak jauh yang diniliai rumit dan merepotkan, ibu merasa beban tugas yang diberikan kepada siswa cukup berat sehingga ibu merasa kewalahan dan merasa kurang efektif karena kurangnya pehamanan yang mendalam mengenai materi pelajaran siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran stress pada ibu dalam mendampingin anak melakukan pembelajaran jarak jauh. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 123 responden. Responden diambil berdasarkan karakteristik (1) Ibu, (2) Memiliki anak yang sedang menjalani Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) tingkat Sekolah Dasar, (3) Mendampingi anak dalam PJJ. Responden dibedakan atas ciri demografi antara lain : usia, jumlah anak, pekerjaan dan pendidikan ibu Pengukuran menggunakan alat ukur PSS (Perceieved Stress Scale) yang diadaptasi dari Nandar (2020) berdasarkan teori dari Cohen, Kamarck dan Mermelstein (1983). Skala ini terdiri atas 10 aitem dengan 6 aitem favorable dan 4 aitem unfavorable dalam skala ini menggunakan skala Likert. Teknik yang digunakan adalah pusposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian analisis deskriptif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa stres pada ibu yang mendampingi anak dalam Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) berada pada kategori sedang.
Copyrights © 2024