Nyeri adalah pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan yang berhubungan dengan kerusakan jaringan aktual atau potensial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas analgesik daun dan buah ciplukan dengan metode maserasi. Metode maserasi lebih efektif karena tidak menggunakan pemanasan sehingga senyawa kimia termolabil yang akan diekstraksi tidak terurai atau rusak. Uji skrining fitokimia untuk mengetahui pada daun dan buah ciplukan terdapat senyawa yang mampu mengatasi analgetik. Dilihat dari jumlah geliat pada mencit yang diinduksi asam asetat 1% 0,2 ml, dilakukan terhadap 25 ekor mencit jantan yang dibagi menjadi 5 kelompok. K- diberi Na-CMC 1%, paracetamol sebagai K+, kombinasi daun dan buah ciplukan diberi dosis KU 1 (25:25 mg/kg BB), KU 2 (25:50 mg/kg BB), KU 3 (50:25 mg/kgBB). Kombinasi ekstrak daun ciplukan dan buah (Physalis angulata L.) dapat memberikan efek analgesik yang ditunjukkan dengan hasil nilai proteksi sebesar 56,34% dan efektivitas analgesik sebesar 82,80% pada dosis kombinasi 2:1 yaitu daun ciplukan 50 mg/kg BB dan 25 buah ciplukan mg/kgBB.
Copyrights © 2024