Penelitian tindakan kelas ini berjudul “upaya meningkatkan sikap sopan santun berbicara peserta didik kelas ix smp negeri 2 pontianak melalui layanan bimbingan kelompok” penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan berdasarkan hasil observasi pra siklus yang menunjukan bahwa terdapat peserta didik yang masih memiliki sopan santun berbicara yang kurang baik seperti berbicara lantang atau keras, menyela pembicaraan dan penggunaan bahasa yang baik dan benar. Dari jumlah 31 peserta didik hanya 6 orang yang memiliki sopan santun berbicara baik, peserta didik yang memiliki sopan berbicara cukup baik berjumlah 15 orang dan peserta didik yang memiliki sopan santun berbicara rendah berjumlah 10 orang adapun sampel yang diberikan layanan bimbingan kelompok berjumlah 10 orang peserta didik yang memiliki sopan santun berbicara rendah. Adapun aspek yang dinilai dalam setiap siklus antara lain: Berbicara lantang atau keras, menyela pembicaraan dan Penggunaan bahasa yang baik dan benar. Pada siklus 1 pertemuan1 peneliti menyampaikan materi tentang sopan santun berbicara persentase dari keseluruhan aspek ini adalah 31 % dan dikategorikan kurang baik. Siklus 1 pertemuan 2 peneliti meberikan materi tentang tata krama dengan persentase dari keseluruhan aspek ini adalah 39 % dan dikategorikan cukup baik. Pada pertemuan ini setiap aspek mengalami peningkatan skor yang diperoleh disetiap aspek. Siklus 2 pertemuan 1 peneliti memberikan materi berupa video tentang sopan santun berbicara dengan persentase dari keseluruhan aspek ini adalah 43% dan dikategorikan cukup baik. Siklus 2 pertemuan 2 peneliti memberikan materi berupa audio percakapan tentang sopan santun berbicara dengan persentase dari keseluruhan aspek ini adalah 53% dan dikategorikan cukup baik.
Copyrights © 2023