Salah satu cara untuk meningkatkan produksi budidaya ikan nila adalah menghasilkan pakan dan bahan bakunya mudah didapatkan, tidak bersaing dengan masyarakat dan murah, salah satunya yaitu dedak padi. Penelitian ini bertujuan menentukan pengaruh tepung dedak padi terfermentasi menggunakan berbagai jenis fermentor terhadap kinerja pertumbuhan dan efisiensi pemanfaatan pakan pada ikan nila. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Sidenreng Rappang. Hewan uji yang digunakan adalah benih ikan nila berukuran rata-rata 1,03 ±0,02 g. Wadah pemeliharaan adalah kolam terpal dengan ukuran 1 m x 1 m x 1 m yang diisi air tawar sebanyak 850 L. Penelitian didesain dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri atas empat perlakuan dan tiga ulangan, dengan demikian terdapat 12 satuan percobaan. Perlakuan ditentukan berdasarkan fermentor yang digunakan untuk fermentasi tepung dedak padi yaitu Bacillus sp., Lactobacillus sp., Aspergillus nigers dan Ragi. Pakan uji diberikan pada benih ikan nila yang ditebar 20 ekor setiap wadah selama 60 hari pemeliharaan. Data laju pertumbuhan relatif dan efisiensi pakan ikan nila yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan aktivitas enzim dan kualitas air dianalisis secara deskriptif berdasarkan kelayakan hidup ikan nila. Hasil penelitian menunjukkan kandungan dedak padi terfermentasi menggunakan fermentor Aspergillus nigers dalam pakan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap laju pertumbuhan relatif dan efisiensi pakan ikan nila sedangkan fermentor yang meningkatkan aktivitas enzim amilase dan protease yaitu Lactobacillus sp., dan Aspergillus nigers. Fermentor yang optimal untuk menghidrolisis tepung dedak padi dan meningkatkan pertumbuhan dan efisiensi pakan yaitu menggunakan Aspergillus nigers.
Copyrights © 2024