Penyandang ADHD mengalami gangguan inatensi, hiperaktivitas dan impulsivitas yang berdampak terhadap aspek akademik mereka di sekolah. Harapan agar remaja ADHD dapat sukses secara akademik dapat menjadi pedang bermata dua, yakni di satu sisi dipersepsikan sebagai dukungan, namun disisi lain dapat dimaknai sebagai tekanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial yang dipersepsikan dengan motivasi berprestasi pada remaja ADHD. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 27 remaja penyandang ADHD yang berdomisili di JABODETABEK. Penelitian ini menggunakan alat ukur Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) dan Achievement Motives Scale (AMS). Hasil dari penelitian ditemukan terdapat hubungan positif yang signifikan antara variabel dukungan sosial yang dipersepsikan pada dimensi keluarga, teman, dan significant others dengan variabel motivasi berprestasi dimensi hope of success. Kemudian terdapat hubungan yang positif antara significant others dengan motivasi berprestasi dimensi fear of failure.
Copyrights © 2024