ABSTRAK Keripik Kedelai merupakan makanan ringan yang terbuat dari kedelai. keripik kedelai mempunyai nilai tambah jika dikelola dengan baik, Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: 1) Proses Produksi Agroindustri keripik Kedelai di Desa Lengkongbarang Kecamatan Cikatomas kabupaten Tasikmalaya, 2) Berapa biaya, penerimaan dan pendapatan agroindustri keripik kedelai di Desa lengkongbarang kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya, 3) Berapa nilai tambah pada agroindustri keripik kedelai di Desa lengkongbarang Kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan dalampenelitian ini adalah studi kasus. Data yang diperoleh terdiri dari data primer dan data sekunder . sampel pada penelitian ini yaitu pemilik usaha agroindustri keripik kedelai. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) proses produksi keripik kedelai terlebih dahulu mempersiapkan bahan baku kedelai, tepung beras, tepung tapioka, dan bumbu tambahan. 2) besarnya biaya, penerimaan, dan pendapatan agroindustri keripik kedelai dengan Besarnya biaya total (Total Cost) pada usaha keripik kedelai per satu kali produksi adalah sebesar Rp. 271,954.81,- yang terdiri dari biaya tetap (Fixed Cost) sebesar Rp 1.954,81,- dan biaya variabel (Variabel Cost) sebesar Rp 270.000,-. Sedangkan nilai penerimaan sebesar Rp 330.000,- sehingga didapat nilai pendapatan sebesar Rp 58.045,19,- Nilai tambah yang diperoleh agroindustri yaitu Rp. 146.000,00,-
Copyrights © 2024