Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1). Besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan pada agroindustri kopi gunung raja di Desa Puspamukti Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya; (2). Besarnya R/C pada agroindustri kopi gunung raja di Desa Puspamukti Kecamatan Cigalontang Kabupaten tasikmalaya; (3). Besarnya titik impas penerimaan dan titik impas volume produksi pada agroindustri kopi gunung raja di Desa Puspamukti Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1). Biaya yang dikeluarkan dalam agroindustri kopi gunung raja per satu kali proses produksi yaitu sebesar Rp 2.670.111 yang dihasilkan dari penjumlahan antara biaya total dan biaya tetap sebesar Rp 331.209 dan biaya variabel yaitu sebesar Rp 2.338.902. Sehingga menghasilkan pendapatan sebesar Rp 2.429.889. (2) R/C agroindustri kopi gunung raja sebesar 1,91, artinya untuk setiap satu rupiah yang dikeluarkan dalam menjalankan agroindustri kopi, maka akan diperoleh penerimaan sebesar Rp 1,91, sehingga pendapatan yang diperoleh sebesar Rp 0,91. (3) Titik Impas (BEP) agroindustri kopi gunung raja tercapai pada nilai penjualan sebesar Rp 602.198, titik impas volume produksi minimum sebanyak 2,03 Kg dan titik impas harga minimum sebesar Rp 157.065.
Copyrights © 2024