Penerapan pembelajaran matematika di SD sangat erat kaitannya dengan kehidupan sehari- hari merupakan landasan yang dimiliki setiap anak untuk mengetahui, memahami dan menerapkan konsep materi sesuai dengan kebutuhan anak. Saat ini sedang belajar berpusat pada guru, penggunaan model pembelajaran yang kurang tepat, masih digunakan model pembelajaran yang aktif, kreatif dan inovatif sehingga belum semua siswa berpartisipasi langsung dalam proses belajar mengajar, kurangnya perhatian siswa tentang materi pelajaran, siswa tidak berani bertanya tentang materi pelajaran tidak jelas apa yang menyebabkan kurangnya hasil belajar siswa. Rendahnya minat peserta didik terhadap pelajaran matematika dikarenakan peserta didik kurang mengetahui bagaimana cara memecahkan masalah atau persoalan matematika sehingga malas mengerjakan tugas yang diberikan guru dan prestasi belajarnya rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui keefektifan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan model One Group Pretest. Penelitian ini menggunakan alat penelitian berupa tes. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahsan, terdapat keefektifan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) di SD N Arjowinangun. Pada saat proses pembelajaran siswa aktif dan dapat meningkatkan hasil belajar, selain itu juga siswa dapat menemukan ide dan pengetahuan baik konsep maupun prinsip baru.
Copyrights © 2024