Penulisan artikel ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana guru dan peserta didik menerapkan teori humanistik guna memperkuat pembelajaran bagi peserta didik dengan disgrafia atau kesulitan belajar menulis. Peserta didik dengan disgrafia mengalami kesulitan dalam mengekspresikan gagasan melalui tulisan, yang dapat menyebabkan mereka merasa gagal dalam proses belajar karena kendala yang dihadapi. Teori belajar humanistik dapat diterapkan oleh pihak sekolah untuk membantu peserta didik disgrafia mengenali diri sendiri dan mencapai aktualisasi diri. Penulis artikel ini, berjudul “Analisis Teori Belajar Humanistik untuk Memperkuat Pembelajaran Peserta Didik Disgrafia Learning Disorder,” bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana teori belajar humanistik dapat mendukung dan memperkuat proses belajar peserta didik dengan kesulitan belajar menulis atau disgrafia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur atau review literatur dengan menjawab pertanyaan dan meninjau literatur yang relevan dan sesuai. Hasil penelitian menunjukkanbahwa teori belajar humanistik cocok dan dapat digunakan untuk memperkuat dan membantu peserta didik disgrafia dalam pembelajarannya. Dengan sikap yang memanusiakan manusia, peserta didik disgrafia akan merasakan penerimaan dari orang lain, mampu mengenali diri sendiri, dan menemukan aktualisasi dalam diri mereka.
Copyrights © 2023