Jurnal MIPA dan Pembelajarannya
Vol. 3 No. 10 (2023): Oktober

KEARIFAN LOKAL NYABUK GUNUNG SEBAGAI BENTUK KONSERVASI TANAH GUNA MEMINIMALISIR LONGSOR DI AREA PERBUKITAN MASYARAKAT JAWA

Naqiyya Nada, Hana (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Oct 2023

Abstract

Masyarakat sekitar pegunungan sebagian besar bekerja sebagai petani dan memanfaatkan lahan miring untuk bercocok tanam. Nyabuk gunung merupakan salah satu upaya konservasi tanah miring seperti perbukitan dan pegunungan. Nyabuk gunung, yang juga dikenal sebagai terasering, dilestarikan oleh masyarakat di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Di Jawa Barat, metode ini disebut Ngais Gunung, sedangkan di Bali disebut Sengkedan. Nyabuk gunung dilakukan dengan memotong lereng yang miring sesuai garis kontur tanah, kemudian membuatnya seperti anak tangga. Posisi teras yang melingkari gunung akan terlihat seperti sabuk dari kejauhan. Sabuk ini diibaratkan oleh masyarakat Jawa sebagai penahan agar tanah tidak "melorot" atau longsor. Gunung Sumbing dan Sindoro di Jawa Tengah melestarikan budaya ini. Nyabuk gunung dapat menahan air hujan yang turun di sela-sela teras, sehingga air tidak langsung meluncur. Metode ini meningkatkan kandungan air dan kesuburan tanah di pegunungan, serta mencegah tanah longsor.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

mipa

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Chemistry Education Energy Immunology & microbiology Materials Science & Nanotechnology Mathematics

Description

Jurnal MIPA dan Pembelajarannya (JMIPAP) is a publication that focuses on education, particularly in the areas of mathematics and natural sciences. The journal publishes articles, research papers, and other relevant manuscripts related to the teaching and learning of these subjects. It provides a ...