Abstrak: Hubungan Faktor - Faktor Burnout Terhadap Kinerja Karyawan Di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 1 Surabaya. Burnout di tempat kerja dianggap terkait erat dengan kondisi ketidakmampuan seseorang dalam menghadapi suatu permasalahan yang mereka alami yang sering tidak terkontrol dapat menyebabkan kelelahan pada pekerja pada karyawan Kementerian Kesehatan Pelabuhan (KKP). Penempatan kerja dan bebanakerja memilikiapengaruh sebesara62,4% terhadap kinerjaapegawai di KantoraKesehatan Pelabuhan Kelas IIaPekanbaru itu berarti beban kerja memiliki pengaruh secara parsialaterhadap kinerja pegawai di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Pekanbaru yang dimana beban kerja merupakan salah satu faktor penyebab kejadian burnout ditempat kerja. Penelitian ini menggunakanapendekatan kuantitatif. Pendekatanayang digunakanaadalah Cross-Sectional. Teknik pengambilan sampel dengan Random Sampling berjumlah 42 karyawan. Instrumenapenelitian menggunakan kuesioner dan analisis uji statistik menggunakan Chi Square. Hasil ujiabivariat ini diperoleh bahwa usia terhadap kinerja nilai signifikan P= 0,052 ≤ 0,05, status pernikahan terhadap kinerjaaP= 0,002 ≤a0,05, masa kerja terhadapskinerja P= 0,000 ≤ 0,05, kepribadian terhadap kinerja P= 0,000 ≤ 0,05, beban kerjaaterhadap kinerja P= 0,000 ≤ 0,05, peran ambiguitas terhadap kinerja P= 0,001 ≤ 0,05, dan dukungan sosial terhadap kinerjaaP= 0,001 ≤ 0,05. Bahwa dari semua faktor penyebab burnout yang mempengaruhi kinerja pada karyawan di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 1 Surabaya adalah semua variabel faktor–faktor burnout terdapat hubungan yang signifikanadengan variabel kinerja.
Copyrights © 2023