Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan lembaga usaha desa yang dikelola oleh masyarakat dan Pemerintah Desa dengan tujuan untuk meningkatkan perekonomian desa. Pengelolaan BUMDes sering menghadapi kendala, baik kendala internal maupun eksternal. BUMDes Sumberlele Jaya Desa Sumberlele mengelola beberapa unit usaha seperti perdagangan, jasa dan paguyuban UMKM dan PKL. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang menjadi kendala dalam pengelolaan BUMDes Sumberlele Jaya dan upaya desa dalam mengoptimalisasi BUMdes melalui program Sunmor (Sunday Morning) yang mengarahkan pada peningkatan Unit Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang dikelola BUMDes Sumberlele Jaya. Penelitian ini menggunakan Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan case study dengan menggunakan teknik pengumpulan data dari hasil observasi, wawancara dengan beberapa informan sesuai kriteria dalam penelitian ini sekaligus juga didukung dari data sekunder salah satunya dokumen penting program kegiatan BUMDes Sumberlele Jaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala dalam pengelolaan BUMDes yang dihadapi diantaranya kurangnya pendampingan dari pemerintah dalam manajemen BUMDes, baik dari strategi pengembangan, tertib administrasi, strategi pengelolaan asset, minimnya modal dan kerjasama antar pihak terkait, serta minimnya pengetahuan dari masyarakat mengenai fungsi BUMDes. Selanjutnya optimalisasi BUMDes melalui program Sunday Morning (SUNMOR) yang mengarahkan pada peningkatan UMKM disekitar wilayah Desa Summberlele sangatlah berpotensi karena program tersebut berbasiskan pada Resource Based View yakni berbasiskan potensi sumberdaya yang ada di wilayah tersebut. Terutama potensi wilayah dan kearifan lokal.
Copyrights © 2024