Penelitian ini bertujuan pengaruh kegiatan menganyam terhadap keterampilan motorik halus anak usia empat sampai lima tahun Di Taman Kanak-Kanak Mandiri Pitue. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Eksperiment. Populasi dalam penelitian ini sebanyak dua puluh anak. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh. Sampel dalam penelitian berjumlah dua puluh anak dengan pembagian sepuluh anak kelompok kontrol dan sepuluh anak kelompok eksperimen. Teknik pengumpulan data meliputi tes, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan uji statistik nonparametrik. Berdasarkan hasil penelitian ada perbedaan rata-rata keterampilan motorik halus anak usia empat sampai lima tahun di Taman Kanak-Kanak Mandiri Pitue. Dari hasil analisis uji wilcoxon dapat dibuktikan bahwa hasil hipotesis penelitian yang telah dirumuskan yaitu ada perbedaan rata-rata keterampilan motorik halus anak usia empat sampai lima tahun di Taman Kanak-Kanak Mandiri Pitue ada pengaruh kegiatan menganyam terhadap keterampilan motorik halus anak usia empat sampai lima tahun di Taman Kanak-Kanak Mandiri Pitue. Anak usia dini merupakan anak yang berada pada rentang usia nol sampai enam tahun. Pada usia tersebut, perkembangan terjadi sangat pesat.
Copyrights © 2024