Selama dekade terakhir, terdapat banyak kontroversi seputar gagasan rumit tentang terorisme dan antiterorisme. Terorisme adalah topik yang sangat rumit dan mendominasi agenda nasional dan internasional. Bentuknya bisa bermacam-macam dan dikaitkan dengan berbagai kelompok dan alasan. Disajikan dalam berbagai cara sesuai dengan siapa yang berbicara. Dengan latar belakang tersebut, artikel ini bertujuan melakukan Analisis Wacana Kritis (CDA) terhadap pernyataan-pernyataan Bush mengenai terorisme. Ini menerapkan gagasan van Dijk tentang Analisis Wacana Kritis pada dua pidato Bush, dengan menggunakan teknik analisis isi kualitatif. Studi tersebut menemukan bahwa Bush memproyeksikan terorisme secara tidak baik, sementara memproyeksikan anti-terorisme secara positif dengan sengaja memilih terminologi dan ungkapan yang bermuatan emosi. Pernyataan Bush sering kali memuat referensi tentang kekuasaan sebagai kendali, kendali pikiran, dan kendali konteks. Penelitian ini mempunyai implikasi signifikan terhadap teori Analisis Wacana Kritis dan penelitian teroris.
Copyrights © 2024