Pembelajaran yang berkualitas dapat mempengaruhi keefektifan dalam pembelajaran. Salahsatu tolak ukur efektivitas pembelajaran adalah respon siswa dalam pembelajaran. Apabilasiswa mempunyai kemampuan untuk mengelola, mengontrol, mengawasi dan mengaturemosinya dengan tepat maka dapat dikatakan mempunyai kecerdasan emosional yang baik.Oleh karena itu, kecerdasan emosional dapat dianggap sebagai komponen yang dapatdipertimbangkan dan dapat digunakan sebagai dasar untuk pembelajaran yang efektif. Subjekyang digunakan dalam penelitian ini siswa kelas X-04 SMA Al-Islam Krian Sidoarjo. Metode yangdigunakan penelitian ini ialah deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian one-shot cas study.Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon siswa selama proses pembelajaran menggunakanpendekatan STEM dengan model pembelajaran STAD (Student Team Achievement Division)selama dua pertemuan didapatkan hasil sebagai berikut: Siswa dengan kecerdasan emosionaltinggi diperoleh presentase respon positif yaitu 95,71%. Siswa dengan kecerdasan emosionalsedang diperoleh presentase respon positif yaitu 91,67%. Sedangkan siswa dengan kecerdasanemosional rendah diperoleh presentase respon positif yaitu 58,64%.Kata kunci: Respon Siswa; Kecerdasan Emosional; STAD ; Pendekatan STEM
Copyrights © 2024