Pesan instan berbasis Android secara real-time dengan menggunakan jaringan internet pada smartphone Android untuk berkomunikasi sudah menjadi hal yang lumrah. Hal ini harus dibarengi dengan peningkatan kesadaran akan keamanan informasi oleh pengguna pesan instan untuk meminimalkan potensi pelanggaran privasi dan peretasan akun. Saat ini, rendahnya tingkat kesadaran terhadap keamanan informasi warga dan minimnya informasi terkait tingkat keamanan aplikasi pesan instan berbasis Android di pasaran menjadi tantangan yang harus ditutupi oleh celah tersebut. Untuk menutup permasalahan tersebut, dilakukan analisis perbandingan keamanan aplikasi berbasis Android berdasarkan Standar Verifikasi Keamanan Aplikasi Mobile, NIST SP 800-163 Rev 1 dan Profil Perlindungan NIAP untuk Perangkat Lunak Aplikasi. Analisis yang dilakukan adalah analisis statis terhadap source code aplikasi pesan instan menggunakan MobSF (Mobile Security Framework) terhadap sebelas aplikasi pesan instan berbasis Android yaitu Element, Line, Mesibo, Rocket.Chat, Signal, Skype, Snapchat, Speek!, Telegram, Viber dan WhatsApp. Hasil analisis menunjukkan Speek! mendapatkan skor keamanan tertinggi dibandingkan sepuluh aplikasi lainnya dengan sembilan temuan kerentanan pada Speek!, sedangkan aplikasi pesan instan paling tidak aman adalah Viber dengan 32 kerentanan
Copyrights © 2024