Pengujian perangkat lunak merupakan proses pengujian untuk mencari kesalahan pada software. Black box testing merupakan pengujian perangkat lunak yang berfokuskan pada fungsionalitas perangkat lunak. Teknik yang sering digunakan untuk pengujian adalah teknik Equivalence Class Partitions (ECP) dan Boundary Value Analysis (BVA). Walaupun sering digunakan untuk pengujian perangkat lunak, teknik ECP dan teknik BVA memiliki kelebihan dan kekurang masing-masing serta memiliki hasil yang sama yaitu valid dan invalid, maka dari itu dilakukan perbandingan untuk mengetahui perbedaan maupun kelebihan dan kekurangan dari kedua metode tersebut. Penelitian dilakukan dengan cara menentukan data set, membuat kriteria pengujian, membuat partisi dan nilai batas yang sesusai dengan kriteria pengujian, dan membuat data uji. Pengujian yang akan dilakukan berdasarkan data uji yang telah dibuat. Hasil dari perbandingan ini menunjukan bawah metode ECP lebih unggul dibandingkan dengan metode BVA dalam hal test case passed, test case failed, defect leakge, total test case, dan cost of find defect leakge.
Copyrights © 2024