Bendungan Rukoh merupakan bendungan urukan tipe zonal inti kedap air yang mempunyai kelemahan rentan terjadi kegagalan bendungan akibat overtopping limpasan debit banjir. Kondisi terkini berdasarkan Dokumen Kajian Risiko Bencana Kabupaten Pidie 2014-2018 menerangkan bahwa tingkat frekuensi kecenderungan risiko banjir mengalami kenaikan dari tahun ke tahun yang disebabkan hujan lebat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembaharuan debit banjir menggunakan pemodelan HEC-HMS dan melakukan evaluasi keamanan bendungan terhadap overtopping melalui penelusuran banjir. Penelusuran banjir menggunakan metode level pool routing pada kondisi debit banjir Bendungan Rukoh tanpa suplesi debit dan kondisi dengan suplesi debit Bangunan Pengarah Rukoh. Pemutakhiran debit banjir menunjukkan adanya rerata kenaikan nilai debit banjir tiap kala ulang sebesar 14,87% dibandingkan studi perencanaan. Penelusuran banjir debit banjir 1000 tahun memberikan hasil elevasi muka air maksimum +122,77 (tanpa suplesi) dan +123,27 (suplesi), sedangkan hasil untuk debit banjir PMF (Probable Maximum Flood) pada elevasi +124,08 (tanpa suplesi) dan +124,52 (suplesi). Berdasarkan elevasi puncak bendungan +127,00 dan penelusuran banjir disimpulkan Bendungan Rukoh aman terhadap overtopping.
Copyrights © 2024