Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan literasi matematika siswa pada materi aljabar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik Purpose Sampling. Subjek penelitian adalah 23 siswa kelas VIIA di SMP Negeri 1 Ketambe tahun ajaran 2024-2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa 80,87% siswa mampu membuat argumen berdasarkan informasi pada soal, tergolong dalam kategori tinggi. Ini menandakan sebagian besar siswa dapat menyusun argumen matematis secara logis. Sebanyak 67,83% siswa mampu merumuskan dan memahami situasi dalam bentuk model matematika, yang tergolong cukup, menunjukkan kemajuan namun masih perlu perbaikan. Sebanyak 64,35% siswa dikategorikan mampu menggunakan konsep dan prosedur matematika yang tepat untuk menyelesaikan masalah, juga dalam kategori cukup, menunjukkan bahwa mereka dapat menerapkan pengetahuan matematika dengan baik tetapi belum optimal. Namun, hanya 57,39% siswa yang mampu menginterpretasi dan mengomunikasikan hasil dalam bentuk kesimpulan yang masih tergolong cukup. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan literasi matematika dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam menyelesaikan permasalahan sehari-hari. Oleh karena itu, penting untuk memperbaiki metode pengajaran agar siswa dapat lebih baik dalam menyampaikan dan menjelaskan solusi matematika.
Copyrights © 2024