Penggunaan kemasan plastik digunakan oleh semua usaha khususnya industri food & beverage sebagai tempat atau wadah untuk menyimpan makanan dan minuman. Tetapi seiring berjalannya waktu penggunaan kemasan plastik memiliki ancaman bagi kelestarian lingkungan. beberapa coffee shop mulai menerapkan konsep kemasan ramah lingkungan yang termasuk kedalam bagian green marketing. Hal ini juga di dasari sebagai bentuk kesadaran terhadap lingkungan untuk turut menjaga lingkungan. Dengan diadakanya penelitian ini diharapkan dapat memberikan dampak perubahan pola penggunaan produk tidak ramah lingkungan dengan mulai mengganti ke yang lebih ramah lingkungan dan memberikan dampak positif terhadap keberlanjutan di industri food and benerage. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan melakukan penyebaran kuesioner kepada 398 responden. Pemilihan sampel menggunakan non-probability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kemasan ramah lingkungan berpengaruh terhadap kepuasan konsumen. Dimana kemasan yang digunakan serta workshop yang diadakan dapat mengajarkan dan menggambarkan kepeduliannya terhadap lingkungan. Namun, melalui uji koefisien determinasi diketahui bahwa kemasan ramah lingkungan hanya berpengaruh sebesar 28% terhadap kepuasan pelanggan, yang disebabkan karena banyak konsumen yang belum memahami kegunaan dari green product dan 72% dipengaruhi oleh variablel lain.
Copyrights © 2024