Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah sebagai upaya pendampingan kegiatan pramuka di SDN 1 Duri, Ponorogo. Optimalisasi pendampingan kegiatan pendampingan ini didasarkan atas kondisi peserta didik dan tenaga pendidik di SDN 1 Duri yang sudah memiliki dasar keterampilan dalam bidang kepramukaan, namun belum dikembangkan lagi karena kurangnya SDM yang mampu memberikan pelatihan. Kegiatan pengabdian masyarakat di SDN 1 Duri ini menggunakan pendekatan Asset Based Community-driven Development (ABCD). Hasil dari analisis aset dan potensi, maka tim pengabdian menjalankan program pendampingan kegiatan pramuka di SDN 1 Duri selama 1-2 bulan. Kegiatan pendampingan ini difokuskan pada pelatihan pionering, UPLAK (Upacara Pelaksanaan), dan PBB (Peraturan Baris Berbaris). Hasil dari kegiatan pendampingan kegiatan pramuka ini adalah bahwa peserta didik menjadi semakin disiplin pada UPLAK dan PBB, serta adanya peningkatan kerapian dan kekuatan dalam temali pionering. Selain itu, bagi para peserta didik yang rutin mengikuti pendampingan pelatihan pramuka cenderung lebih disiplin terhadap waktu, cara berpakaian, kerapihan atau kebersihan diri, dan penyelesaian tugas belajar sebagai bentuk wujud peningkatan jiwa nasionalisme. Secara umum, kegiatan pendampingan kegiatan pramuka di SDN 1 Duri mendapatkan respon yang baik dan hasil yang positif, namun kegiatan pramuka di SDN 1 Duri perlu adanya konsistensi pelatihan agar dapat terus meningkatkan keterampilan dalam bidang kepramukaan.
Copyrights © 2024