Tujuan utama pada penelitian ini adalah untuk melihat seberapa besar hasil belajar bahasa Indonesia yang diperoleh siswa pasca covid-19 tanpa adanya penggunaan handphone. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode survei deskriptif. Pengambilan sampel menggunakan Propotionate stratified random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara tidak terstruktur, kuesioner, dan dokumentasi, Teknik analisis data menggunakan regresi linear sederhana meliputi uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: terdapat pengaruh yang signifikan antara kebiasaan belajar tanpa penggunaan handphone terhadap hasil belajar bahasa Indonesia. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan data hasil pengujian SPSS versi 24.0 yang menggunakan rumus uji t pada taraf signifikansi 0,05. Pengaruh kebiasaan belajar tanpa penggunaan handphone terhadap hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas V SD SD Hikmah 1 dan SD Hikmah 2 YAPIS di kota Jayapura, Provinsi Papua ditandai dengan nilai thitung > ttabel yakni 3,265 >2,001. Besarnya pengaruh kebiasaan belajar tanpa penggunaan handphone terhadap hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas V SD SD Hikmah 1 dan SD Hikmah 2 YAPIS di kota Jayapura, Provinsi Papua tergolong cukup kuat yaitu sejumlah 82% dengan sisa 12% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.
Copyrights © 2024