Karyawan yang bekerja di Bank selalu berorientasi pada pemenuhan standar layanan keuangan yang berkualitas dan berintegritas, dan untuk itulah bahwa karyawan Bank selalu dituntut untuk lebih proaktif berkaitan dengan pemenuhan target capaian pekerjaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana jenis pekerjaan yang sangat menuntut sumber daya personal seperti bekerja di bank dapat memunculkan sikap karyawan atas pekerjaannya yang mempengaruhi perilaku proaktif dalam bekerja. Metode kuantitatif digunakan pada penelitian ini dengan menentukan sampel target secara convenience adalah karyawan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang berasal dari dua kota besar yakni Bandung Provinsi Jawa Barat serta Malang Provinsi Jawa Timur. Pada saat pengumpulan data diketahui sebanyak 86 karyawan BPR yang berpartisipasi menjadi responden penelitian. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis jalur mempertimbangkan model pengaruh langsung dan tidak langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelelahan kerja tidak dapat memberikan efek penting secara langsung pada perilaku proaktif. Pengaruh secara tidak langsung kelelahan kerja terhadap perilaku proaktif melalui keterikatan kerja yang diungkapkan dengan baik pada penelitian ini. Temuan penelitian berimplikasi pada kebutuhan untuk mengelola dan meningkatkan keterikatan kerja bagi karyawan BPR.
Copyrights © 2023