Transportasi merupakan salah satu sektor vital dalam kehidupan manusia yang akan terus berkembang seiring dengan tingginya pemenuhan kebutuhan mobilitas yang tidak terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi dan dinamika kehidupan sosial ekonomi pengendara becak tradisional di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilaksanakan melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Data penelitian yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman dan Saldana dan mengacu pada teori pilihan rasional yang digunakan sebagai pisau analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya penurunan eksistensi pengendara becak tradisional di Kota Malang yang signifikan disebabkan beberapa faktor diantaranya adanya peralihan becak tradisional ke becak motor (bentor) yang dilakukan sebagian besar pengendara becak. Selain itu, faktor lain yang menyebabkan adanya penurunan eksistensi yakni kemunculan transportasi online yang membuat minat masyarakat semakin hilang terhadap becak tradisional. Penurunan eksistensi pengendara becak tradisional menyebabkan adanya perubahan pada kehidupan sosial ekonomi pengendara becak tradisional. Perubahan tersebut mengarahkan pada kehidupan pengendara becak tradisional ke dalam belenggu kemiskinan. Hal tersebut dipicu keadaan yang saat ini terimbas pandemi covid-19. Untuk mengatasi permasalahan ini diperlukan perhatian dari Pemerintah Kota Malang serta peran masyarakat dalam menggunakan becak tradisional yang dapat dijadikan moda transportasi pilihan.
Copyrights © 2023