Fenomena dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui ada tidaknya determinasi antara kinerja karyawan dan penilaian kinerja. Karena tercapainya tujuan perusahaan tidak hanya tergantung pada peralatan modern, sarana dan prasarana yang lengkap, tetapi justru lebih tergantung pada manusia yang melaksanakan pekerjaan tersebut. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan yang bekerja di PT. Tunas Sawa Erma Merauke. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 42 responden, teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner. Hipotesis diuji dengan analisa Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Uji Asumsi Klasik, Uji regesi linier berganda serta pengujian koefisien determinasi dengan alat bantu SPSS versi 25. Hasil pengujian hipotesis yaitu uji t menunjukkan bahwa penilaian kinerja mempunyai pengaruh terhadap kinerja karyawan di PT. Tunas Sawa Erma Merauke. Hal ini dibuktikan dengan nilai thitung 4,043 > nilai ttabel 2,02108 dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,05. Nilai R-Square (R2) sebesar 0,508 atau 50.8% yang berarti penilaian kinerja berkontribusi terhadap kinerja karyawan sebesar 50.8% sedangkan sisanya sebesar 49.2% dipengaruhi variabel lain. Dengan demikian, terbukti bahwa pengelolaan penilaian kinerja karyawan merupakan faktor yang krusial dalam meningkatkan produktivitas dan kontribusi karyawan. Peningkatan kualitas dan objektivitas penilaian kinerja dapat memberikan dorongan yang kuat untuk karyawan dalam mencapai hasil kerja yang lebih baik.
Copyrights © 2024