Tujuan penelitian mengetahui pengaruh motivasi dan kompensasi terhadap kinerja karyawan. Jenis penelitian kuantitatif, pengambilan sampel yaitu sampling jenuh sebanyak 30 orang. Pengumpulan data melalui kuesioner dan studi pustaka. Pengukuran menggunakan skala likert dan bantuan program SPSS 26 dengan analisis Regresi Linear Berganda. Hasil regresi linear berganda Y = 11,471 - 0,122 + 0,525 + 3,573, artinya terdapat hubungan yang searah antara motivasi kerja (X1) dan kompensasi (X2) terhadap kinerja karyawan (Y). Hasil uji t sebesar 2,05183 dengan signifikan 5%. Nilai thitung motivasi kerja (X1) sebesar -1,971 dengan signifikansi 0,059. Artinya motivasi kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja. Nilai thitung kompensasi (X2) sebesar 6,278 dengan signifikansi 0,000. Ini diketahui bahwa kompensasi berpengaruh terhadap kinerja. Hasil uji F diperoleh nilai Fhitung > Ftabel (21,837 > 3,35) sehingga motivasi kerja (X1) dan kompensasi (X2) secara simultan berpengaruh terhadap kinerja (Y). Hasil dari koefisien determinasi variabel motivasi kerja (X1) dan kompensasi (X2) secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja karyawan (Y) sebesar 59% sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Hasil penelitian adalah Motivasi Kerja secara persial tidak berpengaruh positif namun signifikan terhadap kinerja. Kompensasi secara persial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Motivasi Kerja dan Kompensasi secara simultan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja
Copyrights © 2024