Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hambatan tata kelola kebersihan lingkungan di Pasar Raya Mekongga Kolaka dan cara penanganan kebersihan lingkungan di sana. Analisis kualitatif digunakan dalam penelitian semacam ini. Kepala Pasar Mekongga Kolaka Raya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kolaka, pedagang dan pembeli di Pasar Mekongga Kolaka Raya menjadi informan dalam penelitian ini. Tiga pendekatan digunakan untuk memperoleh data: dokumentasi, wawancara, dan observasi. Berdasarkan temuan penelitian, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kolaka menyatakan bahwa upaya pengelolaan kebersihan lingkungan di Pasar Mekongga Kolaka merupakan upaya pengelolaan sampah jangka panjang. Upaya tersebut mengacu pada pendekatan yang terencana dan berkelanjutan dalam mengelola seluruh siklus sampah mulai dari sumber hingga pembuangan akhir, penggunaan tenaga kerja yaitu penggunaan sumber daya manusia, penataan tempat sampah yaitu tindakan penyediaan atau penyiapan wadah khusus yang ditempatkan pada tempat yang strategis. lokasi pengumpulan sampah, dan pengumpulan sampah, yang meliputi identifikasi pengumpulan dan pengangkutan sampah dari berbagai sumber. Kepedulian terhadap lingkungan, kurangnya tempat sampah, pengelolaan sampah yang kurang baik, dan rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai pembuangan sampah menjadi beberapa faktor yang menghambat buruknya pengelolaan kebersihan lingkungan Pasar Raya Mekongga Kolaka. Dengan menawarkan fasilitas tersebut, Pasar Mekongga Kolaka akan meningkatkan suasananya dan mendorong berbelanja lebih menyenangkan. Istilah “kenyamanan berbelanja” menggambarkan suatu keadaan atau keadaan di mana pelanggan merasa puas, nyaman, dan menikmati diri mereka sendiri saat berbelanja. Kenyamanan dalam berbelanja dapat didukung oleh berbagai macam unsur, baik yang berwujud maupun tidak berwujud. Pengelolaan kebersihan yang baik berdampak besar pada seberapa bersih suasana dan kenyamanan konsumen saat membeli
Copyrights © 2024