Penelitian ini menelaah Korban dari perilaku bullying dan penangannya. (Studi kasus pada satu siswa di SMAN 5 Makassar). SL adalah mengalami masalah di lingkungan kelasnya dimana dia tidak nyaman dengan teman kelasnya karena merasa terkucilkan dan tidak di anggap dan sering mendapatkan perilaku bullying dari teman kelasnya,dimana hal tersebut berpengaruh pada minat akademis konseli. Pendekatan penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian sebanyak satu orang berinisial SL. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan Penerapan teknik assertive training menjadi salah satu poin penting dalam perubahan positif yang dialami oleh SL. Melalui teknik ini, SL belajar untuk mengungkapkan diri secara jelas dan tegas, tanpa menjadi agresif atau pasif, ketika menghadapi situasi bullying atau konflik dengan teman sekelasnya. Pelaksanaan konseling assertive Training dengan 4 kali pertemuan yang dapat mengatasi permasalahan SL.
Copyrights © 2024