Tulisan ini menganalisis bagaimana kekuasaan diorganisir dan digunakan untuk mempertahankan status quo atas kewenangan melakukan privatisasi air. Meminjam teori tentang struktur kekuasaan Susan Strange, artikel ini berusaha menjelaskan bagaimana bekerjanya struktur produksi dan struktur pengetahuan yang dibangun oleh PT Aetra dan PT Palyja untuk mempertahankan posisi mereka menggunakan kasus privatisasi air. Studi ini menemukan bahwa PKS PAM JAYA merupakan wujud dari penggunaan struktur produksi dan gagasan komodifikasi air merupakan wujud dari penggunaan struktur pengetahuan sebagai instrumen untuk mempertahankan dominasi dan kewenangan atas privatisasi air di DKI Jakarta. Adapun kajian dalam tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang dinamika atas privatisasi air di Jakarta dan kemungkinan implikasinya, baik secara ekonomi dan sosial. Tulisan ini menggunakan data-data sekunder di dalam membangun argumentasi atas strategi yang digunakan PT Aetra dan PT Palyja untuk mengorganisir kuasa guna mempertahankan status quo. Data-data yang digunakan berupa laporan-laporan tertulis yang ada kaitannya dengan masalah privatisasi air, baik berupa kebijakan internasional, nasional, termasuk terkait aturan pemerintah daerah, surat-surat resmi kerja sama, jurnal atau literatur yang relevan dan penelusuran perkembangan informasi tentang privatisasi air berbasis website.
Copyrights © 2023