Laju Endap Darah (LED) merupakan pemeriksaan yang mengukur kecepatan pengendapan eritrosit. Nilai LED dapat dihgunakan sebagai petunjuk adanya penyakit kronik. LED berperan dalam memantau perjalanan penyakit dan keberhasilan terapi pada penyakit kronik. Saat ini metode otomatis banyak tersedia, tetapi ICSH menetapkan metode standar pemeriksaan LED adalah metode Westergren. Standar pemeriksaan LED yang direkomendasikan ICSH menggunakan antikoagulan Na sitrat, namun pada metode otomatis menggunakan K3EDTA. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbandingan nilai LED menggunakan metode otomatis menggunakan antikoagulan K3EDTA dengan nilai LED manual menggunakan antikoagulan Na sitrat. Penelitian dilakukan secara obeservasional analitik. dengan 57 responden penelitian yang melakukan pemeriksaan LED di Laboratorium RSUD Serpong Utara. Hasil penelitian mendapatkan rerata nilai LED otomatis K3EDTA dan manual Na Sitrat berturut-turut adalah 34,42 mm/jam dan 39,39 mm/jam. Uji bivariat digunakan nonparametrik Wilcoxon. Nilai p yang diperoleh 0,002 (nilai p<0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang bermakna antara nilai LED otomatis K3EDTA dengan manual Na Sitrat. Penggunaan antikoagulan Na Sitrat masih menjadi rekomendasi dari ICSH dan ICCLS. Antikoagulan K3EDTA pada alat otomatisasi juga direkomedasikan karena pada penelitian ini hanya 5 dari 57 sampel yang memberikan perbedaan hasil. Kedua antikoagulan dapat digunakan untuk pemeriksaan LED.
Copyrights © 2024