Menurut WHO malaria merupakan penyakit yang memiliki angka kematian tinggi pada populasi daerah tropis. Salah satu cara pengendalian malaria yang efektif adalah pengendalian larva dengan menggunakan insektisida. Penggunaan insektisida secara terus menerus dapat mengakibatkan efek samping yang berbahaya pada lingkungan. Maka dari itu dibutuhkan insektisida alami dengan memanfaatkan bahan disekitar kita yang mengandung zat sebagai insektisida, salah satunya adalah akar tuba (Derris elliptica). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas akar tuba (Derris elliptica) terhadap larva Anopheles sp dengan konsentrasi 5ml, 10ml, 15ml dan 20ml dengan waktu kontak tiap 2 jam dan 4 jam. Jenis penelitian ini menggunakan eksperimen dengan rancangan acak lengkap. Metode pembuatan ekstraksi dengan meserasi menggunakan etanol 96%. Sampel berupa larva Anopheles sp instar III dari B2P2VRP Salatiga. Hasil penelitian ini didapatkan mortalitas 86% pada konsentrasi 20ml dengan waktu kontak 2 jam dan mortalitas 100% pada konsentrasi 5ml, 10ml, 15ml, dan 20ml pada waktu 4 jam. Hasil analisis statistik dengan anova p=0,05 menunjukkan pengaruh signifikan dari interaksi konsentrasi dan waktu kontak (p=.831) terhadap mortalitas larva Anopheles sp. Penelitian ini membuktikan bahwa akar tuba (Derris elliptica) efektif sebagai larvasida
Copyrights © 2024