Pertumbuhan penduduk yang semakin pesat menyebabkan terjadinya peningkatan aktivitas manusia yang dapat berdampak pada pencemaran lingkungan. Salah satunya adalah air limbah domestik. Limbah domestik tersebut mengandung senyawa-senyawa berbahaya, seperti nitrit, logam berat, dan sebagainya yang dapat mencemari lingkungan dan berbahaya bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air limbah domestik di Kota Palembang akibat cemaran bahan kimia. Metode penelitian yang digunakan adalah dengam melakukan pengujian terhadap parameter nitrit, BOD (Biochemical Oxygen Demand), COD (chemical Ocygen Demand), TSS (Total suspended Solid), dan logam (Cd). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada sampel dari lokasi A menunjukkan nilai pencemaran: nitrit sebesar 0,0280mg/L, COD 92,2 mg/L, BOD 39 mg/L, TSS 23,3 mg/L, dan Cd 0,0289 mg/L, sedangkan pada sampel dari lokasi B menunjukkan nilai pencemaran: nitrit 0,012 mg/L, COD 83,5 mg/L, BOD 20,8 mg/L, TSS 7,78 mg/L, dan Cd 0,015 mg/L, sehingga dapat disimpulkan bahwa untuk parameter COD, nitrit, TSS, dan Cd pada sampel dari lokasi A dan B tidak melebihi baku mutu, sedangkan untuk parameter BODpada sampel dari A melebihi baku mutu dan pada sampel dari lokasi B tidak melebihi baku mutu menurut Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia No. 68 Tahun 2016 Tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik.
Copyrights © 2024