Tak sedikit, untuk tidak mengatakan banyak, Orientalis Barat dari generasi ke generasi mengasumsikan bahwa al-Qur’an bukan firman Tuhan, melainkan karangan Muhammad. Salah satunya adalah John Wansbrough yang berpendapat bahwa al-Qur’an merupakan konsep yang disusun sebagai teologi Islam tentang kenabian. Artikel ini bertujuan untuk menguraikan pandangan John Wansbrough mengenai otentisitas al-Qur’an. Permasalahan pada tulisan ini ialah gugatan Wansbrough yang mengatakan al-Qur’an merupakan karangan Muhammad. Sebagai usaha untuk menjawab permasalahan, peneliti menggunakan metode deskripsi-analitik. Hasilnya adalah terungkapnya pemikiran kritis seorang orientalis dalam mengkaji al-Qur’an, ia mengkaji tentang historisitas al-Qur’an bahwa kisah yang termuat dalam al-Qur’an dianggap merupakan duplikat dari kisah yang ada dalam bible. Menurut Wansbrough, al-Qur’an sebagai wahyu yang diturunkan Tuhan kepada nabi Muhammad saw adalah kepanjangan dari kitab Taurat. Masih banyak lagi hasil dari pemikiran seorang John Wonsbrough yang mengundang respon pro dan kontra di kalangan outsider dan insider. Setidaknya kajian ini layak untuk membangkitkan minat umat Islam terhadap kajian al- Qur’an yang lebih mendalam lagi.
Copyrights © 2023