Tidak dapat dipungkiri bahwa para mahasiswa rantau juga mengalami berbagai permasalahan dikarenakan jauh dari keluarga dan diharuskan menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Permasalahan akademik termasuk permasalahan yang dialami oleh para mahasiswa rantau dikehidupan sehari-hari, misalnya jadwal kuliah yang padat, intensitas pemberian tugas dengan laporan yang memiliki deadline singkat, pemberian tugas kelompok yang dalam satu kelompok tidak semua anggota ikut andil dalam mengerjakan, manajemen waktu, kurangnya dukungan dari orangtua, kesibukan kegiatan luar kampus yang dapat mengganggu perkuliahan serta gangguan Kesehatan yang diakibatkan menipisnya uang saku bulanan maupun makan makanan sembarangan. Bahwa di bangku kuliah para mahasiswa memiliki beban yang meningkat dibandingkan pada masa SMA. Pada penelitian ini dengan menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel yang akan digunakan sebanyak 200 mahasiswa Rantau di Universitas Hasyim Asy’ari. Teknik sampling pada penelitian menggunakan purposive sampling yang memiliki kriteria yakni para mahasiswa Rantau yang berasal dari luar Jombang. Analisis data menggunakan analyze regression Process Hayes Version 4.0 dengan program IBM SPSS versi 20. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, bahwa lebih besar peran motivasi sebagai mediator dalam hubungan antara peer support dan academic buoyancy pada mahasiswa Rantau di Universitas Hasyim Asy’ari. Peran dukunga dari teman sebaya (peer support) dapat memberikan kontribusi terhadap para mahasiswa Rantau dalam menghadapi tantangan akademik dikehidupan sehari-hari. Penelitian selanjutnya dapat fokus terhadap aspek peer support sehingga dapat ditemukan pemahaman yang lebih dalam mengenai peran dukungan teman sebaya (peer support) terhadap academic buoyancy.
Copyrights © 2024