Pertumbuhan penduduk yang tinggi dapat menghambat laju pembangunan di berbagai bidang, sehingga diperlukan tindakan untuk menurunkan angka kelahiran melalui pengaturan kehamilan dan jarak kelahiran seperti melalui program Keluarga Berencana (KB). Pemerintah berupaya mengendalikan populasi penduduk melalui Program Keluarga Berencana (KB) bagi Pasangan Usia Subur (PUS) dengan menjaga kesehatan reproduksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan dengan metode empiris dengan pendekatan sosiologis yang cenderung menerapkan analisis kualitatif. Penentuan informan pada penelitian ini menggunakan teknik key person dilakukan dengan menentukan langsung informan yang dalam kapasitasnya dianggap memiliki pemahaman mendalam mengenai variabel penelitian.Tingkat keikutsertaan pasangan usia subur pada program MKJP di Kecamatan Bakumpai dan Kecamatan Mandastana menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan. Implementasi program Keluarga Berencana di kecamatan Bakumpai masih belum optimal. Implementasi program Keluarga Berencana di kecamatan Mandastana cukup optimal. Kata Kunci : Program keluarga berencana, Implementasi, Penduduk, Metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP)
Copyrights © 2024