Penelitian ini menganalisis peran Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai 'king maker' dalam Pemilihan Presiden Indonesia 2024 dan dampaknya terhadap konstelasi politik nasional. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, penelitian ini mengeksplorasi strategi politik Jokowi, manifestasi perannya sebagai 'king maker', serta implikasinya terhadap kualitas demokrasi Indonesia. Temuan menunjukkan bahwa strategi politik pragmatis dan populis Jokowi, serta pengaruhnya yang kuat dalam dinamika partai politik, telah mengubah lanskap politik Indonesia secara signifikan. Fenomena ini mencerminkan kompleksitas proses demokratisasi di negara berkembang, di mana personalisasi politik masih berperan penting. Meskipun dapat dilihat sebagai upaya menjaga stabilitas dan kontinuitas pembangunan, peran Jokowi sebagai 'king maker' juga menimbulkan tantangan terhadap konsolidasi demokrasi, terutama dalam hal penguatan institusi dan sirkulasi elit. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman tentang dinamika demokrasi presidensial di negara berkembang dan menegaskan pentingnya memahami interaksi kompleks antara faktor institusional, kultural, dan personal dalam proses demokratisasi.
Copyrights © 2024