Latar Belakang: Rheumatoid Arthritis adalah penyakit sendi atau radang pada sendi yang disebabkan oleh proses autoimun ,biasanya akan timbul nyeri atau radang pada bagian sendi seperti lutut ,tangan maupun jari-jari. Lansia merupakan usia yang memiliki kemungkinan lebih besar mengalami autoimun. Tujuan: Diketahuinya hubungan karakteristik lansia dengan upaya pencegahan Rheumatoid Arthritis. Metode: Penelitian ini menggunakan Accidental Sampling, alat kuesioner. Sampel diambil total populasi yaitu lansia yang datang ke UPTD Puskesmas Muara Emburung dari bulan April sampai Juni tahun 2023 yang berjumlah 43 orang. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji statistic Chi Square. Hasil: Berdasarkan hasil analisa bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan lansia dengan upaya pencegahan rheumatoid arthritis dengan p value 0,041< 0,05, ada hubungan bermakna antara sikap lansia dengan upaya pencegahan dengan nilai p value 0,021< 0,05, ada hubungan bermakna antara pola makan lansia dengan upaya pencegahan Rheumatoid Arthritis dengan nilai p value 0,024< 0,05, ada hubungan bermakna antara aktivitas fisik lansia dengan upaya pencegahan Rheumatoid Arthritis dengan nilai p value 0,007 < 0,05. Saran: Bagi pelayanan kesehatan agar dapat menetapkan kebijakan dalam optimalisasi program pencegahan Rheumatoid Arthris pada lansia berupa kegiatan penyuluhan dan aktivitas yang dapat memperkecil kejadian rheumatoid pada lansia. Kata Kunci: Lansia, Upaya Pencegahan, Rheumatoid Arthritis
Copyrights © 2023