Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan tentang ketimpangan lama sekolah perempuan dibandingkan dengan lama sekolah laki-laki di Kabupaten Gunungkidul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian dipilih melalui purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis dari sudut pandang informan dengan teknik pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data penelitian dilakukan dengan menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian yaitu: sebagian besar masyarakat Gunungkidul hanya memahami gender sebagai jenis kelamin, faktor utama penyebab ketimpangan lama sekolah perempuan dibandingkan laki-laki adalah faktor perspektif gender oleh masyarakat yang menunjukkan bahwa ada keberpihakan yang cenderung lebih mementingkan pihak laki-laki dalam memperoleh pendidikan walaupun tidak signifikan. Faktor pendukung kesetaraan gender dalam memperoleh pendidikan antara lain yaitu adanya sekolah responsif gender dan kebijakan pendidikan yang mewujudkan pendidikan setara bagi perempuan maupun laki-laki, sedangkan faktor penghambatnya adalah kurangnya motivasi dan minat belajar pada anak.
Copyrights © 2023