Penelitian ini dilatar belakangi oleh nilai gotong royong yang mulai terkikis satu persatu sehingga hanya beberapa wilayah yang masih menerapkan kegiatan gotong royong. Untuk menyikapi permasalahan tersebut, peneliti melakukan penelitian mengenai Bagaimanakah implementasi nilai gotong royong petani dalam kegiatan “Fakosi Balaza” didesa Nanowa Kecamatan Telukdalam Kabupaten Nias Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan implementasi nilai gotong royong petani dalam kegiatan “fakosi balaza” didesa Nanowa Kecamatan Telukdalam kabupaten Nias Selatan dan untuk mengetahui bagaimana solidaritas masyarakat petani “fakosi balaza” didesa Nanowa Kecamatan Telukdalam Kabupaten Nias Selatan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah manusia dalam penelitian sebagai responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara (1) lembaran Interview (wawancara), (2) observasi, (3) dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan melalui tiga rangkaian kegiatan (1) Reduksi data (2) Penyajian data, (3) Penyimpulan dan verifikasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah nilai gotong royong pada kegiatan fakosi balaza dilakukan secara bentuk kerjasama dan Fakosi balaza dapat meningkatkan kesetiaan kawanan dalam kelompok masyarakat petani disawah. Peneliti memberikan saran hendaknya gotong royong fakosi balaza dapat diterapkan dengan baik oleh pemerintahan desa untuk membangun budaya gotong royong dalam masyarakat dan hendaknya gotong royong fakosi balaza dapat dimanfaatkan oleh generasi-generasi selanjutnya dari desa nanowa untuk dijadikan bahan dalam pengembangan kemajuan masyarakat secara umum dan petani sawah secara khusus.
Copyrights © 2023