Masyarakat Aceh mendidik anak tidak terlepas dari tiga hal, yaitu adat istiadat, agama, dan pendidikan. Adat budaya Aceh identik dengan lafaz-lafaz Al-Quran yang diucapkan oleh masyarakat dalam melaksanakan berbagai ritual adat. Peucicap aneuk merupakan salah satu jenis adat yang dilaksanakan oleh masyarakat Aceh, di mana seorang anak atau bayi yang telah berumur hampir dua bulan atau 44 hari diturunkan ke halaman rumah atau ke tempat makbarah (kuburan) orang alim yang semasa hidupnya menjadi panutan bagi masyarakat guna mengambil keberkahan yang diyakini oleh masyarakat, dengan dipayungi dan kaki anak tersebut diinjakkan ke tanah (peugilho tanoh). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan Islam yang terdapat dalam tradisi peucicap aneuk di kalangan masyarakat Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Selanjutnya data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adat peucicap aneuk manyak ban lahê yang dipraktekkan oleh warga Kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara mengandung nilai pendidikan Islam. Peucicap Aneuk Manyak Ban Lahé meliputi dua nilai dalam pendidikan Islam yaitu nilai Ilahiyah dan nilai Insaniyah. Nilai Ilahiyah adalah nilai yang erat kaitannya dengan ketuhanan, sedangkan nilai Insaniyah berkaitan dengan kemanusiaan. Keduanya berhubungan dengan tingkah laku manusia.
Copyrights © 2023