Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan shalat zuhur berjamaah siswa dan strategi yang digunakan guru dalam meningkatkan keaktifan siswa dalam shalat zuhur berjamaah di SDN Lambada Klieng. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang subjek penelitian adalah siswa kelas VB SDN Lambada Klieng yang berjumlah 30 orang. Selanjutnya data dikumpulkan melalui metode observasi, wawancara dan dokumentasi yang selanjutnya dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum guru melakukan strategi yang diberikan hanya 33,3% siswa yang aktif shalat berjamaah di mushalla sekolah, 13,4% tidak pernah shalat berjamaah di mushalla, dan 53,3% kadang-kadang melaksanakan shalat berjamaah dan kadang-kadang tidak mau melaksanakan shalat berjamaah dengan alasan takut tidak sempat makan siang karena guru SPT cepat masuk atau telat keluar pada jam terakhir, kelelahan, tidak ada guru yang kontrol dan juga malas shalat berjamaah dengan alasan lama, dan ingin shalat sendiri supaya cepat. Setelah guru menggunakan strategi untuk keaktifan siswa dalam melaksanakan shalat berjamaah dapat kita lihat bahwa tidak ada lagi siswa yang tidak mengerjakan shalat berjamaah di sekolah, di mana hanya tinggal 13,3 % lagi siswa yang mengerjakan shalat zuhur berjamaah kadang-kadang di sekolah. Sedangkan 86,6% siswa sudah mengerjakan shalat zuhur berjamaah “selalu” di sekolah. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa sudah melaksanakan shalat zuhur berjamaah di sekolah dalam kategori “selalu” dan sedikit siswa yang kadang- kadang tidak melaksanakan shalat zuhur berjamaah di sekolah
Copyrights © 2024